MATERI:
1. Menanyakan apakah bis/kendaraan umum yang
ditumpangi menuju atau melewati tempat yang dituju.
2. Bertanya dan menjawab pertanyaan tentang
berapa lama waktu yang diperlukan untuk menuju suatu tempat.
3. Mengungkapkan larangan (prohibiton) dan saran
(suggestion) hubungan tata tertib lalu lintas.
4. Menanyakan dimana harus turun dan naik
kendaraan.
5. Menanyakan bagaimana menuju suatu tempat.
6. Menjawab pertanyaan bagaimana menuju ke
suatu tempat.
7. Menanyakan ongkos.
8. Menanyakan jadwal bis (bus schedule).
9. Bertanya dan menjawab pertanyaan
bagaimana menuju suatu tempat dengan cara yang sopan dan (formal) dan tidak
formal.
10. Menanyakan harga tiket untuk luar kota.
11. Menulis paragraf sederhana bagaimana
menuju ke tempatkerja, kendaraan apa yang bisa digunakan.
12. Menjawab pertanyaan pemahaman berdasarkan
wacana sederhana.
Dalam
membentuk kalimat tanya, kita dapat menggunakan dua pola yang tegantung dari
kata taya atau apa yang ingin kita tanyakan.
Ketika kita
hanya membutuhkan suatu konfirmasi jawaban (maksudnya lawan bicara hanya perlu
menjawab “iya” atau “tidak”), maka kita hanya perlu menggunakan “to be/to do” sebagai kata tanya.
“tobe” digunakan
jika suatu kalimat tidak memiliki kata kerja. Jadi “tobe” berperan sebagai
penganti kata kerja. Perhatikan kalimat berikut:
“Apakah Anda
supir bus ini?”
Dari kalimat
tersebut bisa kita lihat bahwa kalimat tersebut tidak memiliki kata kerja.
Setelah kata tanya “apakah” ada subjek (Anda) atau hal yang ditanyakan diikuti
kata benda (bus ini). Jadi, pada kalimat jenis ini lah kita membutuhkan “tobe”
sebagai kata tanya.
Kemudian,
“tobe” ini dipisah menjadi beberapa bentuk yang dipisah penggunaannya
berdasarkan waktu terjadinya. Jika apa yang ditanyakan terjadi pada masa
sekarang atau berupa fakta maka gunakanlah “tobe” is (untuk subject She, he, it/tunggal), am (untuk subject I), dan are
(untuk subjek You, We, They/Jamak). Akan tetapi, jika waktu terjadinya pada
masa lampau maka gunakanlah was
(untuk subjecy I, she, he, it/tunggal) dan were
(untuk subject You, We, They/Jamak).
Jadi contoh
kalimat “Apakah Anda supir bus ini?” dapat diterjemahkan menjadi “Are You the
driver of this bu?” atau jika konsep waktu berubah maka tobe pun harus berubah.
Contoh: “Apakah Anda supir bus ini kemarin?” maka dapat diterjemahkan menjadi
“Were You the driver of this bus yesterday?”
Sementara “todo” meliputi “do/does” untuk menanyakan kejadian pada masa sekarang atau fakta.
Dan “did” ntuk menanyakan kejadian
pada masa lampau. Kata ini digunakan sebagai kata tanya “apakah” jika kalimatnya mengandng unsur kata kerja. Perhatikan
contoh berikut:
“Apakah bus
ini melewati kota Balikpapan?”
Setelah kata
Apakah diikuti subject benda yang ditanyakandan kemudian diikuti kata kerja
(melewati). Maka kalimat tersebut dapat diterjemahkan menjadi: “does the bus
pass Balikpapan?”
Atau berbeda
lagi jika bntuk waktu pada kalimat tanta berubah. Contoh: “Apakah bus ini
melewati kota Balikpapan kemarin?” Kalimat tersebut menunjukkan waktu
terjadinya (kemarn) sesuatu yang telah terjadi dimasa lampau. Maka kalimat
tersebut dapat diterjemahkan menjadi: “did the bus pass Balikpapan?”
Selain
bertanya yang hanya membutuhkan jawaban konfirmasi berupa YA/TIDAK. Kalimat
tanya juga dapat berbentuk menggali informasi dari orang yang diajak berbicara.
Kata tanya
yang dapat digunakan antara lain:
A. WHAT (Apa)
Kata
tanya ini digunakan untuk menanyakan benda atau suatu hal.
B. WHERE (Dimana)
Kata
tanya ini dipakai untuk menanyakan tempat.
C. WHEN (Kapan)
Kata
tanya ini digunakan untuk menanyakan waktu.
D. WHY (Mengapa)
Kata
tanya ini digunakan untuk mencari suatu alasan terhadap suatu hal.
E. WHICH (Yang Mana)
Kata
tanya ini digunakan untuk menanyakan orang atau benda yang lebih dari satu
jumlahnya dengan maksud untuk menentukan pilihan.
F. HOW (Bagaimana)
“How”
digunakan untuk menanyakan cara. Kata tanya ini bisa digabungkan dengan kata
lain yang membuat makna baru: how often
(seberapa sering), how far
(seberapa jauh), How much/how many
(Berapa banyak), dan how long (berpa
lama).
Pola penggunaan kata tanya tersebut
hampir sama dengan pelajaran sebelumnya di atas. Hanya saja sebagai bentuk
menanyakan informasi yang ingin diketahui makan kata tanya yang tersebut 6 di
atas dapat digunakan.
CONTOH:
Dimana saya bisa menemukan Satisun
bis?
Kata dimana
pada kalimat dapat dibentuk dengan kata tanya “Where”. kemudian untuk pola
kalimat ini dia menggunakan kata (bisa) atau dalam bahasa inggris, kata (bisa)
merupakan salah satu bentuk modal kalimat (can/could/will/would). Yang artinya
kalimat ini tidak membutuhkan kata bantu “tobe/todo”. Jadi kalimat tersebut
dapat diartikan sebagai berikut: Where
can I find the Bus station?
Kapan bis ini akan berangkat?
Kata kapan pada kalimat dapat dibentuk
dengan kata tanya “When”. kemudian untuk pola kalimat ini dia menggunakan kata
yang maknanya menanyakan sesuatu yang akan terjadi. Kata tersebut dapat
menggunakan modal kalimat (can/could/will/would). Kata WILL/WOULD yang artinya
akan dapat digunakan sebagai kata bantu yang mengungkapkan kejadian yang akan datang.
Jadi kalimat tersebut dapat diartikan sebagai berikut: Where will the bus go?
Berapa harga tiket bus ini?
Kalimat ini menggunkana kata tanya
(berapa harga). Ketika menanyakan harga maka kita dapat menggunakan kata tanya
(how much). Jadi kalimat tersebut menjadi: “how much does the ticket cost?”
Materi selanjutnya tentang menggunakan
kalimat larangan.
Dalam menggunakan kalimat larang ada 2
pola dasar yang bisa diikuti. Pertama kalimat
larangan tidak pernah menggunakan subjek. Contoh. Jangan lewat daerah itu,
tidak boleh membawa senjata tajam.
Kalimat ini kalimat paling simple.
Kalian hanya menggunakan kata don’t
yang kemudian diikuti kata kerjanya.
CONTOH KALIMAT:
Jangan
lewat daerah itu. ----- Don’t pass that area.
Tidak
boleh membawa bahan kimia. ----- Don’t bring chemical material.
Materi selanjutnya tentang memberikan
saran.
Dalam memberikn saran ada beberapa
ungkapan yang bisa digunakan. Ungkapan umumnya antara lain:
I
suggest you to...... (aku menyarankanmu untuk.....)
I
think you should.....(saya fikir/menurut saya kamu harus.......)
I
think...... (menurut saya......)
by,mrs.FITRIYANA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar